RANCANGAN PROYEK TI PEMBELAJARAN
Disusun untuk memenuhi tugas TI Pembelajaran
Dosen Pengampu : Wahyu Kueniawati. S. Si.
Disusun Oleh:
Nama : Dwi Haryani
NPM : 08144600100
Kelas : A1/08
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2010
RANCANGAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Ilmu Pengrtahuan Sosial
Kelas/Semester : V/1
Standar Kompetensi
1. Menghargasi berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu-Budha dan Islam, keragaman kenampakan alam dan suku bangsa, serta kegiatan ekonomi di Indonesia.
Kompetensi Dasar
1. Mengenal makna peninggalan-peninggalan sejarah yang berskala nasional dari masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia.
2. Menceriterakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia.
3. Mengenal keragaman kenampakan alam dan buatan serta pembagian wilayah waktu di Indonesia dengan menggunakan peta/atlas/globe dan media lainnya.
4. Menghargai keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.
5. Mengenal jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi di Indonesia.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KE-4
Mata Pelajaran : IPS
Kelas / Semester : V/1
Waktu : 5 x pertemuan
Standar Kompetensi
1. Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu, Budha dan Islam, keragaman kenampakan alam dan suku bangsa, serta kegiatan ekonomi di Indonesia
Kompetensi Dasar
1.4 Menghargai keragaman suku bangsa dan budaya Indonesia
Indikator
- Mengidentifikasi keragaman suku yang terdapat di Indonesia
- Menenunjukkan pada peta persebaran daerah asal suku bangsa di Indonesia
- Mengembangkan sikap menghormati keragaman suku bangsa
- Mengidentifikasi keragaman budaya yang terdapat di Indonesia
- Menemutujukkan pada peta keragaman budaya yang terdapat di Indonesia
- Mengembangkan sikap menghormati budaya di Indonesia
A. Tujuan Pembelajaran
- Siswa dapat mengidentifikasi keragaman suku yang terdapat di Indonesia
- Siswa dapat menemutunjukkan pada peta persebaran daerah asal suku bangsa di Indonesia Mengembangkan sikap menghormati keragaman suku bangsa
- Siswa dapat mengidentifikasi keragaman budaya yang terdapat di Indonesia
- Siswa dapat menemutujukkan pada peta keragaman budaya yang terdapat di Indonesia
- Siswa dapat mengembangkan sikap menghormati budaya di Indonesia
B. Materi pokok
Keragaman suku bangsa dan budaya Indonesia
Persebaran suku bangsa di Indonesia
Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempunyai ciri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaitan denganasal-usul dan kebudayaan. Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untukmengenal suatu suku bangsa, yaitu: ciri fisik, bahasa, adat istiadat, dankesenian yang sama. Contoh ciri fisik, antara lain warna kulit, rambut, wajah, dan bentuk badan. Ciri-ciri inilah yang membedakan satu suku bangsadengan suku bangsa lainnya. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka. Dari mana nenek moyang bang-sa Indonesia berasal? Ada teori yang menyatakan penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara.” Mari kita bahas kedua
teori ini. Menurut teori pertama Suku bangsa Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting.
1. Gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam periode ini kemudian dikenal sebagai rumpun bangsa Proto Melayu. Proto Melayu disebut juga Melayu Polynesia. Rumpun bangsa Proto Melayu tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik Timur. Mereka bermukim di daerah pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu Tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
2. Gelombang kedua terjadi sekitar 2000 tahun lalu, disebut Deutero Melayu. Mereka disebut penduduk Melayu Muda. Mereka mendesak Melayu Tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu Muda adalah suku bangsa Jawa, Minang-kabau, Bali, Makassar, Bugis, dan Sunda. Menurut teori “Nusantara” penduduk Indonesia tidak berasal dari luar.
Teori ini didukung banyak ahli, seperti J.Crawfurd, K.Himly, Sutan Takdir Alisjahbana, dan Gorys Keraf. Menurut para ahli ini penduduk Indonesia (bangsa Melayu) sudah memiliki peradaban yang tinggi pada bada ke-19 SM. Taraf ini hanya hanya dapat dicapai setelah perkembangan budaya yang lama. Hal ini menunjukkan penduduk Indonesia tidak berasal dari mana-mana, tetapi berasal dan berkembang di Nusantara. Meskipun ada teori yang menyebutkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai nenek moyang yang sama, kenyataannya ada beraneka ragam suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah suku bangsa di Indonesia. Diperkirakan ada 300 sampai 500 suku bangsa yang tinggal di Indonesia. Perbedaan jumlah ini dikarenakan perbedaan para ahli dalam mengelompokkan suku bangsa. Lalu apa yang menyebabkan terjadinya keragaman suku bangsa di Indonesia? Keragaman suku bangsa di Indonesia antara lain disebabkan oleh:
1. perbedaan ras asal,
2. perbedaan lingkungan geografis,
3. perbedaan latar belakang sejarah,
4. perkembangan daerah,
5. perbedaan agama atau kepercayaan, dan
6. kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri
Dari faktor-faktor di atas, faktor lingkungan geografis dan kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri sangat berpengaruh. Faktor lingkungan geografis yang menyebabkan keanekaragaman suku bangsa antara lain sebagai berikut.
1. Negara kita berbentuk kepulauan. Penduduk yang tinggal di satu pulau terpisah dengan penduduk yang tinggal di pulau lain. Penduduk tiap pulau mengembangkan kebiasaan dan adat sendiri. Dalam waktu yang cukup lama akan berkembang menjadi kebudayaan yang berbeda.
2. Perbedaan bentuk muka bumi, seperti daerah pantai, dataran rendah, dan pegunungan. Penduduk beradaptasi dengan kondisi geografi alamnya. Adaptasi itu dapat terwujud dalam bentuk perubahan tingkah laku maupun perubahan ciri fisik. Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan misalnya, akan berkomunikasi dengan suara yang keras supaya dapat didengar tetangganya. Penduduk yang tinggal di daerah pantanangkap ikan, dan sebagainya. Perubahan keadaan alam dan proses adaptasi inilah yang menyebabkan adanya keanekaragaman suku bangsa di Indonesia.
Besar kecilnya suku bangsa yang ada di Indonesia tidak merata. Suku bangsa yang jumlah anggotanya cukup besar, antara lain suku bangsa Jawa, Sunda, Madura, Melayu, Bugis, Makassar, Minangkabau, Bali, dan Batak. Biasanya suatu suku bangsa tinggal di wilayah tertentu dalam suatu provinsi di negara kita. Namun tidak selalu demikian. Orang Jawa, orang Batak, orang Bugis, dan orang Minang misalnya, banyak yang merantau ke wilayah laini atau di daerah perairan akan mengembangkan keahlian me-
Daerah Asal Suku-suku Bangsa di Indonesia
no Daerah Asal Suku Bangsa
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26]
27
28
29
30
31
32
33
Nangroe Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Riau Kepulauan
Jambi
Bengkulu
Sumatera Selatan
Lampung
Bangka Belitung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Barat
Sulawesi Tengah
Gorontalo
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil,
Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak,
Batak Angkola, Batak Toba, Melayu,
Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
Minangkabau, Melayu, dan Mentawai
Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan
Bonai, Sahai, dan Laut
Melayu
Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu,
Jambi, Kubu
Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah,
Enggano, Kaur, Rejang, Lembak
Melayu, Kikim, Semenda, Komering,
Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak
Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek
Gumay, Panukal, Bilida, Musi
Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda,
Seputih, Tulangbawang, Krui Abung
Bangka
Baduy, Sunda, Banten
Betawi
Sunda
Jawa
Jawa
Jawa, Madura, Tengger
Bali
Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore,
Mbojo, Dompu, Tarlawi, Sumba
Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong,
Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie,
Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai,
Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung
Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke,
Skadau, Melayu-Pontianak
Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan,
Dusun, Maanyan, Katingan
Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun,
Deyah, Balangan, Aba
Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut
Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis,
Makassar
Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw,
Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku
Mandar, Mamuju, Mamasa
Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili,
Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori,
Bungku, Balantak, Banggai
Gorontalo
Minahasa, Bolaang-Mangondow, Sangiher-
Talaud, Gorontalo, Sangir
Buru, Banda, Seram, Kei, Ambon
Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, Bacan
Mey Brat, Arfak
Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai,
Asmat, Tobati
Bangsa kita terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Keragaman suku bangsa ini merupakan kekayaan bagi bangsa kita. Kita harus mengembangkan sikap menghormati suku-suku bangsa lain dan kebudyaan yang berbeda dengan kebudayaan kita. Bagaimana kita bisa bersikap menghormati keragaman suku bangsa yang ada di tanah air? Kita bisa mengembangkan sikap berikut ini.
1. Menerima suku-suku bangsa lain dalam pergaulan sehari-hari. Dalam pergaulan di masyarakat, kita tidak hanya bertemu orang satu suku bangsa. Apalagi kalau kita tinggal di kota. Orang-orang dari suku lain harus kita terima. Mereka adalah saudara kita satu bangsa.
2. Menambah pengetahuan kita tentang suku-suku lain. Mempelajari suku bangsa lain tidak harus datang ke daerah tempat tinggal mereka. Kita bisa belajar tentang adat istiadat, kesenian, dan bahasa mereka. Dengan mengenal lebih dalam suku-suku lain, ki-ta akan memahami adat istiadatnya. Dengan demikian kita tidak akan mudah curiga.
3. Tidak menjelek-jelekkan, menghina, dan merendahkan suku-suku bangsa lain. Kita, manusia yang diciptakan Tuhan dengan harkat dan martabat yang sama. Oleh karena itu, kita tidak boleh menghina suku bangsa lain.
Mengapa kita harus menghormati keragaman suku bangsa? Keragaman suku bangsa merupakan kenyataan bangsa kita. Inilah kekayaan bangsa kita. Kalau kita tidak menghormati suku bangsa sendiri, kita tidak akan menjadi bangsa yang kuat. Kita tidak boleh hanya membanggakan suku bangsa kita sendiri dan merendahkan suku bangsa lain. Kalau kita tidak menghormati keanekaragaman suku bangsa, tidak akan tercipta kedamaian
dalam hidup bersama. Tidak adanya saling menghormati antarsuku bangsa akan menimbulkan konflik. Contohnya banyak. Antara lain konflik di Poso, konflik di Sambas, dan konflik di Maluku. Dengan adanya konflik-konflik itu persatuan dan kesatuan bangsa jadi ternodai. Bila terjadi perselisihan antarsuku bangsa, bangsa kita akan lemah. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita mengembangkan sikap saling menghormati antarsuku bangsa.
Di antara makhluk-makhluk hidup, hanya manusia yang menghasilkan kebudayaan. Dengan akal budi yang dimilikinya, manusia membentuk kebudayaan. Hal ini cocok dengan istilah kebudayaan itu sendiri. Istilah budaya berasal dari kata Sansekerta, yaitu buddayah atau buddhi yang berarti akal budi. Kebudayaan berarti segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia.
Ada tiga bentuk kebudayaan, yaitu kebudayaan dalam bentuk gagasan,
kebiasaan, dan benda-benda budaya.
1. Kebudayaan yang berupa gagasan, antara lain ilmu pengetahuan, adat istiadat, dan peraturan.
2. Kebudayaan yang berupa kebiasaan, antara lain cara mencari makan (mata pencarian), tata cara pergaulan, tata cara perkawinan, kesenian, dan bermacam-bermacam upacara tradisi.
3. Kebudayaan yang berupa benda adalah semua benda yang diciptakan oleh manusia, seperti alat-alat keperluan sehari-hari, rumah, perhiasan, pusaka (senjata), kendaraan, dan lain-lain.
C. Pendekatan dan Metode
- Demonstrasi
- Tanya jawab
- Diskusi
D. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke 1
Hari/ Tanggal:
a. Kegiatan Awal
- Guru memberi salam
- Guru memberikan apersepsi
b. Kegiatan Inti
- Guru menunjukkan gambar Garuda Pancasila
- Guru tanya jawab tentang arti semboyan yang ada dalam gambar burung Garuda Pancasila.
- Guru menjelaskan bahwa Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku, agama, budaya, dan ras
- Guru menunjukkan gambar berbagai macam suku di Indonesia
- Siswa mengenali suku-suku yang ada di Indonesia
- Guru menjelaskan suku-suku yang terkenal di Indonesia
c. Kegiatan Akhir
- Merefleksikan kembali pelajaran yang telah dialami
- Guru memberikan penekanan pada materi pelajaran
- Guru menyampaikan pesan
2. Pertemuan Ke 2
Hari/ Tanggal:
a. Kegiatan Awal
- Mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya
b. Kegiatan Inti
- Siswa menemukan dan menunjukkan pada peta persebaran suku bangsa di Indonesia
- Guru mendiskripsikan sikap-sikap menghormati suku bangsa di Indonesia
- Siswa menjawab kuisioner tentang menghargai keragaman suku bangsa di Indonesia
c. Kegiatan Akhir
- Guru bersama siswa menyimpulkan materi
- Memberikan motivasi agar siswa mengembangkan sikap menghargai terhadap keragaman suku
3. Pertemuan Ke 3
Hari/ Tanggal:
a. Kegiatan Awal
- Pre tes
- Pembahasan pre tes
b. Kegiatan Inti
- Guru menunjukkan gambar-gambar aneka budaya di Indonesia
- Guru menjelaskan keragaman budaya di Indonesia
- Siswa menemutunjukkan pada peta keragaman budaya yang terdapat di Indonesia
c. Kegiatan Akhir
- Menyimpulkan materi
- Memberikan tugas rumah
4. Pertemuan Ke 4
Hari/ Tanggal:
a. Kegiatan Awal
- Membahas tugas rumah
b. Kegiatan Inti
- Mendiskusikan dalam kelompok kecil cara-cara mengembangkan sikap menghormati budaya Indonesia
- Mendiskusikan akibat-akibat yang ditimbulkan bila tidak menghormati budaya Indonesia
c. Kegiatan Akhir
- Memberikan kesimpulan materi
- Memberikan motivasi agar siswa mau menghormati budaya di Indonesia
5. Pertemuan Ke 5
Hari/ Tanggal:
a. Kegiatan Awal
- Memberikan petunjuk tentang pengerjaan soal
b. Kegiatan Inti
- Tes tertulis
c. Kegiatan Akhir
- Penarikan hasil kerja siswa
- Pembahasan soal evaluasi
- Memberikan nilai
- Menganalisa nilai / hasi evaluasi
D. Penilaian
1. Pertemuan Ke 1 dengan penugasan
- Siswa menunjukkan dan menemukan pada peta keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia
2. Pertemuan Ke 2 dengan pengamatan
- Menjawab kuisioner tentang cara menghormati suku bangsa
3. Pertemuan Ke 3 dengan penugasan
- Mengidentifikasi keragaman budaya yang ada di Indonesia
4. Pertemuan Ke 4 dengan pengamatan
- Menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan keragaman budaya Indonesia
5. Pertemuan Ke 5 dengan tes tertulis
- Mengerjakan soal evaluasi
E. Sumber / Alat
- Gambar aneka suku di Indonesia
- Gambar Garuda Pancasila
- Buku IPS kelas V
- Peta Indonesia
- Globe
- Gambar aneka budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian, dan lain-lain)
Mengetahui
Kepala Sekolah
……………………..
NIP. ............................................
Guru Kelas
……………………….
NIP.
NIP..................................... NIP...............................
EVALUASI
PERTEMUAN 1
Menunjukkan dan menemukan pada peta keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia.
Berdasarkan peta tersebut coba kalian cari nama suku bangsa berdasarkan nomor yang telah tersedia.
PERTEMUAN 2
Coba kerjakan latihan berikut ini dengan benar!
Berikan contoh sikap benar sehubungan dengan hal-hal berikut ini!
1. Cinta tanah air
2. Bangga terhadap budaya bangsa sendiri
3. Menghormati suku bangsa lain.
4. Menghargai bangsa sendiri
5. Melestarikan budaya bangsa.
PERTEMUAN 3
Dimanakah kalian tinggal?
Tentu kalian sudah mengenal kebudayaan di daerah. Sebutkan kesenian daerah yang ada di daerah kalian. Laukanlah pengamatan terhadap kebudayaan di daerah kalian, dan buatlah daftar kesenian atau kebudayaan yang terdapat di daerah kalian!
Aneka kesenian daerah merupakan kekayaan bangsa kita. Mari kita
mengenal lebih jauh beberapa bentuk kesenian daerah.
1. Pertunjukkan kesenian daerah apa saja yang pernah kamu saksikan secara langsung?
2. Coba ceritakan bagaimana perasaanmu ketika menyaksikan pertunjukan kesenian daerah tersebut?
3. Coba sebutkan sebanyak-banyaknya, bentuk-bentuk kesenian daerah yang ada di provinsimu masing-masing!
4. Pakaian tradisional dari daerah mana yang pernah kamu pakai?
5. Coba ceritakan perasaanmu ketika kamu memakainya?
6. Coba tampilkan salah satu bentuk kesenian daerah yang kamu kuasa Misalnya, kamu bisa menyanyi lagu daerah atau menari tarian daerah.
PERTEMUAN 4
1. Bahasa yang digunakan suku bangsa berbeda-beda. Bahasa daerah apa saja yang digunakan penduduk asli pulau jawa?
2. Rumah mempunyai arti dan kegunaan sendiri bagi setiap suku. Sebutkan lima jenis rumah adat yang kalian ketahui dan daerah asalnya?
3. Sebutkan dan sebut dari mana asalanya lima tarian yang kalian ketahui!
4. Sebutkan lima lagu daerah dan daerah asalnya!
PERTEMUAN 5
1. Berikut ini yang termasuk ciri fisik suatu suku bangsa, adalah ... .
a. warna kulit c. bahasa daerah
b. pakaian d. tarian adat
2. Suku bangsa berikut ini yang termasuk dalam rumpun bangsa Melayu Tua adalah Suku ... .
a. Jawa c. Bali
b. Makassar d. Toraja
3. Suku bangsa yang tinggal di wilayah Sumatera Barat adalah ... .
a. Minangkabau c. Betawi
b. Makassar d. Ambon
4. Suku Tengger tinggal di wilayah ... .
a. Jawa Timur c. Yogyakarta
b. Jawa Barat d. Banten
5. Suku Toraja banyak tinggal di wilayah ... .
a. Sumatera Selatan c. Kalimantan Selatan
b. Sulawesi Selatan d. Maluku Selatan
6. Suku Asmat tinggal di Pulau ... .
a. Sumatra c. Sulawesi
b. Kalimantan d. Papua
7. Istilah kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yang berarti ... .
a. kesenian c. akal budi
b. sopan santun d. Kebiasaan
8. Berikut ini yang merupakan hasil kebudayaan berupa gagasan adalah... .
a. kerajinan anyaman c. perhiasan
b. rumah d. ilmu pengetahuan
9. Rumah Bentang terdapat di daerah ... .
a. Sulawesi Utara c. Minangkabau
b. Kalimantan Tengah d. Irian Jaya
10. Tiap daerah memiliki rumah adat sendiri. Berikut ini yang menunjukkan gambar rumah Bali adalah ... .
a.
b.
c.
d.
11. Tari Legong berasal dari ... .
a. Sumatra Barat c. Aceh
b. Jawa Timur d. Bali
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4
12. Perhatikan pakaian adat berikut ini! Pakaian adat dari Sumatera Barat ditunjukkan oleh gambar ... .
a. Gambar 1 c. Gambar 3
b. Gambar 2 d. Gambar 4
13. Sikap menghormati keanekaragaman kebudyaan tampak dalam tindakan ... .
a. membiarkan kelompok lain mempraktikkan kebudayaannya
b. belajar berbagai seni tradisional
c. mencela pertunjukkan kesenian suku bangsa lain
d. mengembangkan kesenian tradisional
14. Upacara Rambu Solok adalah upacara kematian Suku ... .
a. Bugis c. Mandar
b. Makasar d. Toraja
15. Upacara Ruwatan merupakan upacara adat Suku ... .
a. Asmat c. Jawa
b. Bali d. Batak
isilah titik-titik dibawah ini dengan benar!
1. Faktor apa saja yang menyebabkan adanya keanekaragaman suku bangsa di Indonesia?
2. Suku bangsa apa saja yang tinggal di Kepulauan Maluku?
3. Sikap apa saja yang sebaiknya kamu kembangkan jika tinggal bersama teman-teman yang berbeda suku dan kebudayaan daerah?
4. Apa yang harus dilakukan supaya kebudayaan daerah dapat berkembang?
5. Apakah yang dimaksud dengan kebudayaan?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar